Kembali ke Pendidikan
Perguruan Tinggi
STT Berita Hidup
Jln. Raya Solo - Kalioso KM. 7 Selorejo , Solerejo , Wonorejo, Kec. Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah 57188
Tentang Institusi
STT Berita Hidup
Sekolah Tinggi Teologi (STT) Berita Hidup adalah sebuah lembaga pendidikan tinggi teologi Kristen yang berdedikasi untuk memperlengkapi, mendidik, dan mengutus para pelayan Tuhan yang tangguh, alkitabiah, dan berintegritas. Hadir sebagai institusi yang berfokus pada pengembangan sumber daya manusia di lingkungan gereja dan masyarakat, STT Berita Hidup mengambil peran penting dalam mencetak generasi pemimpin rohani, gembala sidang, pendeta, serta pendidik agama yang siap menghadapi tantangan zaman dengan berlandaskan pada kebenaran Firman Tuhan.
Secara visi dan pendekatan teologis, STT Berita Hidup memegang teguh pengajaran yang berpusat pada Alkitab (Christ-centered dan Biblical-based). Lembaga ini berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kecerdasan dan ketajaman intelektual dalam memahami doktrin-doktrin teologi, tetapi juga memiliki kedewasaan rohani yang mumpuni serta kepekaan terhadap kebutuhan jemaat. Kurikulum yang disusun di sekolah tinggi ini dirancang secara komprehensif, memadukan penggalian teks-teks Alkitab secara mendalam dengan aplikasi praktis yang relevan dengan konteks pelayanan masa kini.
Sebagai lembaga pendidikan tinggi, STT Berita Hidup menyelenggarakan program-program studi yang esensial bagi pelayanan, seperti program Sarjana Teologi (S.Th.) dan Sarjana Pendidikan Agama Kristen (S.Pd. / S.Ag.). Program Teologi dipersiapkan khusus bagi mahasiswa yang memiliki panggilan sebagai gembala, penginjil, atau pemimpin organisasi Kristen. Di sisi lain, program Pendidikan Agama Kristen dirancang untuk mencetak guru-guru agama yang kompeten dan profesional, yang siap mengajar di sekolah-sekolah formal dari tingkat dasar hingga menengah, maupun menjadi pembina rohani di berbagai institusi.
Menyadari bahwa panggilan pelayanan membutuhkan ketahanan mental dan spiritual yang kuat, STT Berita Hidup menerapkan sistem pembinaan karakter yang holistik. Proses belajar tidak hanya terbatas di dalam ruang kelas. Para mahasiswa umumnya dibentuk melalui lingkungan komunitas yang erat, seperti kehidupan asrama yang disiplin, ibadah kapel rutin, kelompok pemuridan (mentoring), serta jam-jam doa dan puasa. Pembentukan spiritual ini sangat ditekankan agar para mahasiswa memiliki kehidupan doa yang menyala, kerendahan hati, serta etika pelayanan yang baik sebelum mereka benar-benar terjun ke tengah masyarakat.
Selain pemahaman teoretis dan spiritualitas, STT Berita Hidup juga sangat menekankan pentingnya pelayanan praktis (praksis teologi). Mahasiswa diwajibkan untuk mengikuti program Praktik Pelayanan Lapangan (PPL) secara berkala. Mereka diterjunkan ke berbagai gereja lokal, pos-pos Pekabaran Injil (PI) di daerah perintisan, sekolah-sekolah, hingga pelayanan sosial seperti panti asuhan atau rehabilitasi. Pengalaman lapangan ini dirancang untuk mengasah empati, kemampuan memecahkan masalah (problem solving), keterampilan berkhotbah, serta seni konseling pastoral yang berhadapan langsung dengan realitas kehidupan jemaat.
Secara keseluruhan, STT Berita Hidup berfungsi sebagai "dapur rohani" yang terus menyala untuk mempersiapkan para pekerja ladang Tuhan. Dengan menyeimbangkan tiga pilar utama—yaitu keunggulan akademis (head), kehangatan karakter dan spiritualitas (heart), serta keterampilan pelayanan yang nyata (hands)—institusi ini terus berkontribusi secara signifikan bagi pertumbuhan gereja-gereja di Indonesia. STT Berita Hidup berdiri sebagai terang yang membawa pesan pengharapan dan kehidupan, memastikan bahwa Injil terus diberitakan oleh hamba-hamba Tuhan yang berkualitas, setia, dan siap melayani di mana pun mereka ditempatkan.
Secara visi dan pendekatan teologis, STT Berita Hidup memegang teguh pengajaran yang berpusat pada Alkitab (Christ-centered dan Biblical-based). Lembaga ini berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kecerdasan dan ketajaman intelektual dalam memahami doktrin-doktrin teologi, tetapi juga memiliki kedewasaan rohani yang mumpuni serta kepekaan terhadap kebutuhan jemaat. Kurikulum yang disusun di sekolah tinggi ini dirancang secara komprehensif, memadukan penggalian teks-teks Alkitab secara mendalam dengan aplikasi praktis yang relevan dengan konteks pelayanan masa kini.
Sebagai lembaga pendidikan tinggi, STT Berita Hidup menyelenggarakan program-program studi yang esensial bagi pelayanan, seperti program Sarjana Teologi (S.Th.) dan Sarjana Pendidikan Agama Kristen (S.Pd. / S.Ag.). Program Teologi dipersiapkan khusus bagi mahasiswa yang memiliki panggilan sebagai gembala, penginjil, atau pemimpin organisasi Kristen. Di sisi lain, program Pendidikan Agama Kristen dirancang untuk mencetak guru-guru agama yang kompeten dan profesional, yang siap mengajar di sekolah-sekolah formal dari tingkat dasar hingga menengah, maupun menjadi pembina rohani di berbagai institusi.
Menyadari bahwa panggilan pelayanan membutuhkan ketahanan mental dan spiritual yang kuat, STT Berita Hidup menerapkan sistem pembinaan karakter yang holistik. Proses belajar tidak hanya terbatas di dalam ruang kelas. Para mahasiswa umumnya dibentuk melalui lingkungan komunitas yang erat, seperti kehidupan asrama yang disiplin, ibadah kapel rutin, kelompok pemuridan (mentoring), serta jam-jam doa dan puasa. Pembentukan spiritual ini sangat ditekankan agar para mahasiswa memiliki kehidupan doa yang menyala, kerendahan hati, serta etika pelayanan yang baik sebelum mereka benar-benar terjun ke tengah masyarakat.
Selain pemahaman teoretis dan spiritualitas, STT Berita Hidup juga sangat menekankan pentingnya pelayanan praktis (praksis teologi). Mahasiswa diwajibkan untuk mengikuti program Praktik Pelayanan Lapangan (PPL) secara berkala. Mereka diterjunkan ke berbagai gereja lokal, pos-pos Pekabaran Injil (PI) di daerah perintisan, sekolah-sekolah, hingga pelayanan sosial seperti panti asuhan atau rehabilitasi. Pengalaman lapangan ini dirancang untuk mengasah empati, kemampuan memecahkan masalah (problem solving), keterampilan berkhotbah, serta seni konseling pastoral yang berhadapan langsung dengan realitas kehidupan jemaat.
Secara keseluruhan, STT Berita Hidup berfungsi sebagai "dapur rohani" yang terus menyala untuk mempersiapkan para pekerja ladang Tuhan. Dengan menyeimbangkan tiga pilar utama—yaitu keunggulan akademis (head), kehangatan karakter dan spiritualitas (heart), serta keterampilan pelayanan yang nyata (hands)—institusi ini terus berkontribusi secara signifikan bagi pertumbuhan gereja-gereja di Indonesia. STT Berita Hidup berdiri sebagai terang yang membawa pesan pengharapan dan kehidupan, memastikan bahwa Injil terus diberitakan oleh hamba-hamba Tuhan yang berkualitas, setia, dan siap melayani di mana pun mereka ditempatkan.